Tampilkan postingan dengan label al quran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label al quran. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Maret 2013

yhwh adalah tuhan skala domestik

konsep ketuhanan yahudi adalah skala domestik.ini tidak bisa dipungkiri.sikap yhwh terhadap bangsa non yahudi seperti india-china pun gak disebutkan kecuali di beberapa negara tetangga kerajaan sulaiman.

dalil dari bibel pun menunjukkan sempitnyah wawasan yhwh terhadap konsep ketuhanan dari bangsa2 lain sedangkan usia peradaban india dan china pun seusia dengan peradaban bani israil.mesir,sebagai negara yang menjadi start point kaum yahudi ternyata diabaikan yhwh.apakah yhwh takut terhadap osiris?tentu anda tidak berpikir seperti itu tetapi secara konyol maka setiap orang bisa berkata "setuju".
setelah musa memimpin imigrasi massal tidak disebutkan perintah yhwh untuk mendakwahi bangsa mesir agar bertuhan pada yhwh.
secara pasti dan perlahan konsep ketuhanan hindu,sengaja atow tidak,dan harus diakui konsep avatar dalam hindu mirip dengan kristen.

satu bukti adalah banjir nuh..jika banjir nuh melanda seluruh permukaan bumi dan memusnahkan manusia..apakah yhwh tidak/belum mengirim utusan pada bangsa laen sebelum menghabisi anak cucu bangsa tersebut secara buas?

Senin, 16 Mei 2011

Al Kautsar 001-003 [108;001-003]

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Al Kautsar 001
Innaa a’thoinaakal kautsar = Sesungguhnya Kami (telah) memberimu nikmat yang banyak
Kata ganti “mu” adalah kata ganti orang kedua yang berarti adalah para pembaca Al Quran,maksud saya, setiap muslim (tidak dibatasi pada diri Rasulullah saw).Karena membaca Al Quran,pada prinsipnya,adalah pembicaraan/komunikasi 2 arah yaitu Tuhan dengan hamba.Allah,tuhan saya dan tuhan anda, telah memberi nikmat yang tidak dan tidak akan pernah mampu diukur dan dihitung dengan angka.Nikmat menulis,nikmat membaca,nikmat dalam musibah,nikmat bernafas dan seluruh kenikmatan yang lain adalah nikmat yang tidak dapat dinilai dengan apapun.Bahkan nikmat dalam sholat pun masih lebih mahal dibandingkan dengan selembar nyawa kita.